Minggu, 14 Juli 2019

Pronoun

Pronoun atau kata ganti menggantikan kata benda. Anda membutuhkan kata ganti yang berbeda, bergantung pada dua hal: kata benda yang diganti dan fungsi kata benda tersebut dalam kalimat. Dalam bahasa Inggris, kata ganti bergantung pada jenis kelamin hanya saat Anda mengganti kata benda dengan bentuk orang ketiga tunggal. Kata ganti orang kedua jamak sama persis seperti kata ganti orang kedua tunggal, kecuali untuk kata ganti refleksif.




SUBJECT PRONOUN
Kata ganti subjek mengganti subjek dari sebuah klausa. Dalam bentuk orang ketiga, kata ganti subjek sering digunakan untuk menghindari pengulangan nama subjek.

CONTOH
·         I am 16.
·         You seem lost.
·         Jim is angry, and he wants Sally to apologize.
·         This table is old. It needs to be repainted.
·         We aren't coming.
·         They don't like pancakes.

OBJECT PRONOUN
Kata ganti objek digunakan untuk mengganti kata benda yang merupakan objek langsung atau tidak langsung dari sebuah klausa.

CONTOH
·         Give the book to me.
·         The teacher wants to talk to you.
·         Jake is hurt because Bill hit him.
·         Rachid recieved a letter from her last week.
·         Mark can't find it.
·         Don't be angry with us.
·         Tell them to hurry up!
Personal Pronoun (kata ganti orang / Subject)
Personal pronoun adalah kata ganti pada subyek dan obyek yang menunjukkan pada orang atau penamaan.
Contoh:·         I => Me
·         You => You
·         She => Her
·         He => Him
·         It => It
·         We => Us
·         They => Them
Contoh kalimatnya:

1.    I gave this book to Anita yesterday. She feels great when read it. (Saya memberikan buku ini kepada Anita kemarin. Dia merasa sangat senang ketika membacanya).

2.    My mother take a glass with her. She wants fill it with the juice. (Ibu saya mengambil sebuah gelas bersamanya. Dia ingin mengisinya dengan jus).

Possessive Pronoun (kata ganti milik / Object )
Possessive pronoun adalah kata ganti yang memperlihatkan kepunyaan seseorang atau kelompok.
Ada dua bentuk possessive pronoun yaitu dependent (ditempatkan sebelum suatu kata benda) dan independent (ditempatkan setelah suatu kata kerja).
Contoh :
·         Dependent seperti my, your, his, her, its, our, their
·         Independent seperti mine, yours, his, hers, its, ours, theirs
Contohnya:
1.    This green bag is hers. (Tas hijau itu adalah miliknya).
2.    This small car is mine. Those are theirs. (Mobil mini ini milikku. Milik mereka yang itu)
3.    This is not your suitcase. I think that is yours. (Koper ini bukan kopermu. Saya rasa punyamu yang di sana)


Reflexive Pronoun
Reflexive Pronoun adalah pronoun (kata ganti) yang digunakan untuk menyatakan bahwa subject (berupa orang atau hewan) menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatu kalimat.

Pronoun ini terdiri dari: myself, yourself, herself, himself, itself, pada bentuk singular, dan yourselves, ourselves, dan themselves pada bentuk plural. Bentuknya identik dengan intensive pronoun.

Contoh Kalimat Reflexive Pronoun

No
Contoh Kalimat Reflexive Pronoun
1
I‘m going to buy myself new jeans.
(Saya akan membeli jeans baru untuk saya sendiri.)
2
It’s essential to treat others like you treat yourself.
(Penting untuk mmemperlakukan orang lain seperti kamu memperlakukan diri sendiri.)
3
She asked herself why she was easy to be panic.
(Dia bertanya pada dirinya sendiri mengapa dulu dia mudah panik.)
4
Hendri didn’t blame himself for the accident.
(Hendri tidak menyalahkan dirinya sendiri terhadap kecelakaan tersebut.)
5
The cat is licking itself.
(Kucing itu sedang menjilati dirinya.)
6
Why don’t you watch yourselves on TV?
(Mengapa kamu tidak menonton dirimu di TV?)
7
We should give time for ourselves to take a rest.
(Kita seharusnya memberi waktu untuk diri kita sendiri untuk beristirahat.)
8
The students ate cookies that they cooked by themselves.
(Siswa-siswa tersebut makan kue yang mereka masak sendiri.)

Subject Kombinasi
Subjek proper noun (nama orang) kadang dipadukan dengan pronoun. Pada kondisi ini, reflexive pronoun yang digunakan disesuaikan dengan urutan orang (1st person, 2nd person, dan 3rd person).

Pemilihan kata ganti ini berlaku sama ketika subjek pronoun dipadukan dengan pronoun yang lain.

Contoh Kalimat Subject Kombinasi dan Reflexive Pronoun

Contoh Kalimat Subject Kombinasi dan Reflexive Pronoun
Keterangan
Dini and I tried to motivate ourselves.
(Dini dan saya mencoba untuk memotivasi diri kami sendiri.)
·         I=1st person
·         ourselves =1st person plural reflexive pronoun
Luna, Gerry, and you have embarrassed yourselves.
(Luna, Gery, dan kamu telah mempermalukan diri kalian sendiri.)
·         you =2nd person
·         yourselves =2nd person plural reflexive pronoun
You and I can help ourselves.
(Kamu dan saya dapat menolong diri kita sendiri.)
·         I = 1st person
·         ourselves = 1st person plural reflexive pronoun

One dan Oneself
One memiliki bentuk tersendiri untuk reflexive pronoun-nya, yaitu oneself. Namun bentuk tersebut biasanya digunakan pada formal writing dan speech. Selain itu dapat pula digantikan dengan himself or herself. Namun akan menjengkelkan jika bentuk tersebut harus diulang dalam suatu bacaan. Solusi lain adalah dengan mengubah one menjadi plural (ones).

Contoh Kalimat One dan Oneself

No
Contoh Kalimat One dan Oneself
1
Do not be one who enrichs oneself without caring others.
(Jangan menjadi seseorang yang memperkaya diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain.)
2
Do not be one who enrichs himself or herself without caring others.
3
Do not be ones who enrich themselves without caring others. (versi plural)


Referensi : 

  • https://www.ef.co.id/panduan-bahasa-inggris/tata-bahasa-inggris/pronoun/ 
  • https://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/jenis-jenis-pronoun-dalam-bahasa-inggris.aspx  
  • https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-reflexive-pronouns  https://djulian28.blogspot.com/2019/07/apa-itu-pronouns.html

Verb Phrases & Tenses

Verb Phrase

Verb phrase adalah kumpulan kata kerja yang membentuk suatu arti baru. Verb pharse terdiri dari main verb (kata kerja utama) dan auxilary verb (kata kerja bantu). Main verb adalah kata kerja yang bukan merupakan bagian dari auxilary verb.
Sedangkan auxilary verb terbagi menjadi dua yaitu primary auxilary verb dan modal auxilary verb atau yang lebih dikenal dengan modal. Berikut adalah pengelompokan auxilary verb :

·         Primary auxilary verb terdiri dari be, do, dan have.
·         Modal auxilary verb terdiri dari can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to, had better.

Rumus Verb Phrase
Rumus Verb Phrase adalah sebagai berikut :

(Auxilary verb + main verb)

Contoh kalimat verb phrase menggunakan primary auxilary verb:
You have studied English. (Kamu sudah belajar Bahasa Inggris.)
The students are playing basketball. (Murid-murid sedang bermain basket.)
Selly is writing a poem. (Selly sedang menulis sebuah puisi.)

Contoh kalimat verb phrase menggunakan modal auxilary verb:
You can help me. (Kamu dapat membantuku.)
We could go to the party together if you want. (Kita bisa pergi ke pesta bersama jika kamu mau.)
You may play football outside. (Kalian boleh bermain sepakbola diluar.)



PENGERTIAN TENSES
Tenses adalah hal yang sangat penting dan mendasar ketika mempelajari bahasa Inggris. Tenses pada umumnya digunakan untuk membentuk sebuah kalimat dalam bahasa Inggris berdasarkan waktu kejadian atau peristiwa berlangsung. Dengan kata lain, Tenses memiliki kaitan yang sangat erat dengan waktu suatu kejadian. Suatu peristiwa atau kejadian bisa berlangsung di masa lampau (the past), saat ini (the present) dan di masa mendatang (the future).

Lantas apa yang bisa terjadi jika kalian tidak memahami tenses? Tentunya pembicaraan atau kalimat bahasa Inggris yang kalian buat akan menjadi sulit dipahami dan dimengerti oleh orang lain terutama oleh native speaker. Bagi kalian yang sedang belajar bahasa Inggris untuk pertama kali, menguasai tenses adalah hal yang mutlak. Seseorang tidak bisa dikatakan pintar berbahasa Inggris apabila belum memahami Tenses dengan benar.

B. JENIS-JENIS TENSES
 Pada dasarnya Tenses bisa dibagi menjadi 3 jenis yakni Present, Past dan Future dan setiap Tenses tersebut masing-masing memiliki empat jenis Tenses lagi seperti dijelaskan berikut ini.

 1. Present Tense
 Prinsip dasar dari Present Tense adalah menggunakan kata kerja (verb) bentuk ke-1. Present Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:

 a. Simple Present
 Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kebiasaan, fakta, kebenaran umum dan keadaan pada saat sekarang ini.

 Rumus : Subject + Verb 1 + Object/Adverb

Contoh : The class begins at seven. (Kelas dimulai jam 7)

 b. Present Continuous
 Fungsi Tense ini digunakan dalam pernyataan tentang peristiwa yang sedang berlangsung sekarang, kebiasaan yang sedang berlangsung atau rencana di masa depan.

 Rumus : Subject + is/am/are + Verb ing + Object/Adverb

Contoh : Budi is listening to the music now. (Budi sedang mendengarkan musik sekarang)

 c. Present Perfect
 Fungsi Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu kejadian yang telah dimulai di waktu lampau dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu dan ada hubungannya dengan saat sekarang.

 Rumus : Subject + has/have + Verb 3 + Object/Adverb

Contoh : I have known him for years. (Saya telah mengenalnya beberapa tahun)

 d. Present Perfect Continuous
 Fungsi Tense ini untuk mengungkapkan kegiatan yang dimulai di masa lalu dan sekarang masih berlangsung.

 Rumus : Subject + has/have + been + Verb ing + Object/Adverb

Contoh : I have been waiting for you for three hours. (Saya sudah menunggumu selama 3 jam)

 2. Past Tense
 Prinsip dasar dari Past Tense adalah menggunakan kata kerja bentuk ke-2. Past Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:

 a.Simple Past
 Fungsi Tense ini digunakan untuk suatu peristiwa atau kebiasaan yang terjadi di masa lalu pada saat tertentu.

 Rumus : Subject + Verb 2 + Object/Adverb

Contoh : They went to Lombok yesterday. (Mereka pergi ke Lombok kemarin)

 b. Past Continuous
 Fungsi Tense ini digunakan untuk peristiwa yang sedang berlangsung atau terjadi di masa lalu.

 Rumus : S + was/were + V-ing

Contoh : When they arrived, she was cleaning the room. (Saat mereka tiba, dia sedang membersihkan ruangan)

 c. Past Perfect
 Fungsi Tense ini digunakan dalam pernyataan tentang suatu peristiwa di masa lampau yang terjadi sebelum peristiwa berikutnya muncul. Kedua peristiwa tersebut berlangsung di masa lampau.

 Rumus : Subject + had + V3

Contoh : They went home after they had submitted their assignment. (Mereka pulang ke rumah setelah menyerahkan tugas)

 d. Past Perfect Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk peristiwa di masa lampau yang telah berlangsung beberapa saat dan ketika peristiwa lain muncul, peristiwa tersebut belum selesai.

 Rumus : S + had + been + V-ing

Contoh : She had been watering the plants for three hours when I came.(Ia telah menyirami bunga selama 3 jam ketika saya datang)

 3. Future Tense
 Prinsip dasar Future Tense adalah menggunakan kata kerja bentuk 1 tetapi sebelum kata kerja diawali dengan will/would. Future Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:

 a. Simple Future
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kegiatan atau peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang.

Rumus : S + will + V1 + Object/Adverb

Contoh : I will go to Bali next year. (Saya akan pergi ke Bali tahun depan)

b. Future Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sedang dilakukan di masa datang.

Rumus : S + will + be + V-ing

Contoh : I will be writing my report when you come. (Saya sedang menulis laporan saat kamu datang nanti)

c. Future Perfect
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang sudah selesai dilakukan di masa mendatang ketika kegiatan lain muncul atau sebelum waktu tertentu.

Rumus : S + will + have + V3

Contoh : I will have finished my paper by the time you come. (Saya sudah menyelesaikan makalahnya ketika kamu datang nanti)

d. Future Perfect Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sudah terjadi di masa datang dan ketika kegiatan lain muncul pada waktu tertentu, kegiatan pertama masih berlangsung.

Rumus : S + will + have + been + V-ing

Contoh : My mother will have been sleeping for three hours by the time Showimah begins.(Ibuku telah tidur selama 3 jam ketika acara Showimah mulai)

Referensi :
https://pintarbahasainggris.com/community/grammar/pengertian-verb-phrase-jenis-dan-contohnya/#post-2258  .
https://m.belajarbahasa.id/artikel/dokumen/63-mengenal-jenis-jenis-tenses-secara-garis-besar-2016-06-23-02-41 
https://djulian28.blogspot.com/2019/07/apa-itu-verb-phrases-tenses.html

Sabtu, 13 Juli 2019

Subject, Verb, Complement & Modifier

Subject
Subject  dapat diartikan sebagai siapa, sesuatu, atau apapun yang melakukan suatu tindakan. Orang, binatang, tempat, suatu hal, dan sebagainya bisa diartikan sebagai subjek. Subject merupakan salah satu bagian utama dari kalimat.

Berikut adalah contoh subject  dalam kalimat:
I am Fajar Anugrah.
They reads many books.
Ronaldo like to play soccer.
Books are thing I like most.
The boy is playing chess.
He is a smart student.
The dog barks.

Verb
Verb menurut oxford dictionary merupakan suatu kata yang mendeskripsikan subjek itu sendiri atupun menunjukan sebuah peristiwa dan keadaan. Verb atau kata kerja sendiri memiliki fungsi dan jenis dalam kalimat bahasa inggris.

Jenis Verb dan Fungsinya
1.       Transitive Verb
Kata kerja yang membutuhkan objek kalimat. Jika kalimat verbal menggunakan transitive verb maka harus ada objek kalimat untuk bisa dikatakan sebuah kalimat yang sempurna (dapat memberikan pemahaman).penjelasan tentang Jenis Verb dan Fungsinya
Yang termasuk transitive verb di antaranya adalah:
·         She opened the window every morning.
·         I always drink a glass of water before going to sleep.
·         Cristiano Ronaldo kicked the ball in to the goal.

2.       Intransitive Verb
Kata kerja yang tidak membutuhkan objek kalimat. Yang termasuk dalam kategori intransitive verb adalah:
·         My son is sleeping soundly.
·         The bus can run over 100 mil per hour.
·         Radit screamed since a ghost appeared in front of him.

3.       Linking Verb
Kata kerja yang berfungsi menghubungkan antara subjek dengan complement (pelengkap). Kata yang dihubungkan dengan subjek tersebut dinamakan subject complement. Yang termasuk linking verb adalah appear, be (am, is, are, was, dll.), become, feel, look, taste, stay, remain, seem, smell.
Contoh:
·         You are the most beautiful women I ever meet.
·         The food tasted delicious.
·         I don’t feel confident to deliver a speech.

4.       Auxiliary Verb (kata kerja bantu)
Kata kerja yang bertugas untuk membantu kata kerja utama dalam sebuah kalimat. Jika kata kerja bantu tersebut dihilangkan, maka ia tidak menghilangkan substansi dasar dari kalimat tersebut. Yang termasuk Auxiliary verb adalah Is, am, are, was, were, do, does, did, has, have, had, can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to, had better.

Contoh:
·         You should not swim in the river.
·         I must go right now.
·         You may take all your money on the bank every time via ATM.

5.       Regular Verb
Kata kerja yang berubah secara teratur karena tenses kalimatnya berubah. Biasanya sebuah kata kerja yang teratur diberi tambahan -ed. Yang termasuk regular verb adalah: call > called, kick > kicked, crash > crashed dsb.
Contoh:
·         Rahmat published an article on this page.
·         I looked for an assistant for this job.
·         Royhan walked on the boulevard in the morning yesterday.

6.       Irregular Verb
Kata kerja yang berubah karena tenses dalam bentuk yang tidak beratur, sehingga tidak dapat diketahui bentuk II dan III nya kecuali melihat pada kamus. Yang termasuk irregular verb adalah: sleep > slept, wake > woke > woken, go > went > gone dsb.
Contoh:
·         She had gone before I came.
·         Mr. Brown sang a song on the roof of my home.
·         My teacher wrote the lesson on the blackboard.

COMPLEMENT
Kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.
·         Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
·         biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif
·         complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom)

SUBJECT COMPLEMENT
Sebuah kata atau frasa yang memberi keterangan terhadap subject dari sebuah kalimat. Sebuah subject complement akan selalu mengikuti sebuah linking verb seperti: to be, to feel, to become, to taste, to smell, to look,  dan juga to appear.

VERB COMPLEMENT
Kata atau kelompok kata yang melengkapi makna verb dalam sebuah kalimat. Secara sederhana, yang termasuk kedalam verb complement adalah object dari sebuah kalimat, baik itu berupa direct object maupun berupa indirect object. Saya yakin sobat sudah mengerti ya apa itu direct object dan indirect object. Oleh karena itu, saya juga yakin sobat pasti langsung paham sekarang dengan verb complement.

OBJECT COMPLEMENT
Adjective (kata sifat) atau noun (kata benda) yang muncul setelah direct object dalam sebuah kalimat dan memberikan keterangan terhadap direct object tersebut. Hal yang penting uncut kita ketahui berkaitan dengan object complement ini adalah beberapa verb (kata kerja) yang memungkinkan munculnya penggunaan object complement dalam kalimat. Beberapa verb tersebut adalah: appoint, call, choose, elect, make, dan name.


MODIFIER
Kata, phrase atau clause di dalam bahasa Inggris yang memiliki fungsi sebagai adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan) yang menerangkan kata atau kelompok kata lain. Dalam bahasa Inggris, kata atau kelompok kata yang diterangkan tersebut dikenal dengan Head. Berikut penjelasannya:
o   Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
o   Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun
o   Preposition = on, out, under, behind, etc…
o   Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)

Contoh:
John bought a book at a book fair
·         Where did John buy a book? –> at a book fair
She is driving very fast
·         How is she driving? –> very fast
I posted my application yesterday
·         When do I post my application? –> yesterday

So, seperti ini unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat :
We   studied   grammar   last week.
S            V                  C                M

Referensi :
https://pintarbahasainggris.com/community/grammar/pengertian-subject-dalam-bahasa-inggris-dan-contohnya/   
https://inggrisonline.com/pengertian-jenis-verb-dan-fungsinya-dalam-bahasa-inggris/ 
https://www.kuliahbahasainggris.com/pengertian-fungsi-jenis-dan-contoh-verb-kata-kerja-beserta-arti-dalam-kalimat-bahasa-inggris-lengkap/   
https://belajarbahasa.id/artikel/dokumen/223-verb-2016-11-21-04-13    .
https://www.bigbanktheories.com/complement-dalam-bahasa-inggris-beserta-jenis-dan-contohnya/    
https://djulian28.blogspot.com/2019/06/apa-itu-subject-verb-complement-modifier.html

Senin, 01 Juli 2019

Mengapa Kita Perlu Belajar Bahasa Inggris?



Bahasa Inggris adalah bahasa yang sering kali kita gunakan dalam berbagai hal seperti bekerja, bermain game, dan banyak hal lain. Bahasa Inggris juga sudah ditetapkan sebagai bahasa global. Oleh karena itu, sangat penting untuk kita mempelajari bahasa Inggris untuk mengembangkan diri kita.

Sangat banyak keuntungan ketika kita dapat berbahasa Inggris, seperti ketika interview untuk pekerjaan, bahasa inggris akan menjadi nilai tambah untuk mempertimbangkan akan menerima kita. Lalu ketika berkomunikasi dengan warga asing, karena bahasa Inggris sudah menjadi bahasa global warga asing akan lebih mudah mengerti pembicaraan kita.

Dengan menguasai bahasa internasional bukan hal yang sulit untuk kita bisa pergi ke luar negeri. Menguasai bahasa inggris dapat memudahkan kita dalam mencari beasiswa luar negeri. Bukan hanya itu bekerja di perusahaan internasional pun bukan hal yang mustahil.

Jika secara akademik mungkin kita terbilang mampu tetapi skill bahasa inggris yang kita miliki minim pasti kita tetap akan menemukan kesulitan. Ya karena memang bahasa inggris merupakan bahasa komunikasi internasional. Untuk bisa melanjutkan study atau bekerja di luar negeri salah satu persyaratan yang diberikan adalah lulus dalam tes bahasa inggris, seperti IELTS atau pun TOEFL.

Dengan keterampilan berbahasa inggris yang kita miliki bekerja di perusahaan besar pun bukan sekedar impian. Nilai akademik yang baik plus keterampilan bahasa inggris yang mumpuni siap membawa mu untuk menggapai karier yang cemerlang.

Bahkan jika perusahaan besar tidak menjadi tujuan utama belajar bahasa inggris tetap harus kita lakukan. Sebagian besar pekerjaan yang mengharuskan kita untuk mengerti bahasa inggris meskipun secara pasif jelas menuntut kita untuk memahami bahasa inggris. Peluang pun akan lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang pengetahuan bahasa inggris nya sangat minim.

Dengan penguasaan bahasa inggris yang baik kita tidak akan mengalami kesulitan yang berarti nantinya. Meskipun mungkin nantinya negara yang kamu kunjungi pun memiliki keterbatasan dalam berbahasa inggris, hal yang perlu kita ingat adalah bahasa inggris sudah menjadi bahasa internasional. Penunjuk arah, rute, peta, makanan, dan sebagainya tentunya akan ditampilkan dengan bahasa lokal plus bahasa inggris.

Banyaknya sektor yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar membuat bahasa ini menjadi bahasa yang penting dalam segala aspek. Dengan mengetahui dan menguasai bahasa Inggris, akan meningkatkan value atau nilai dalam diri kita terutama saat melanjutkan pendidikan dan mencari pekerjaan. Menguasai bahasa Inggris juga meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di perusahaan multi nasional di Negara Anda atau mendapat pekerjaan di luar negeri.

Mengapa saya berulang kali menuliskan tentang pekerjaan? Karena harus kita sadari bahwa sudah banyak perusahaan perusahaan di Indonesia yang bekerja sama dengan perusahaan asing agar bisa memajukan usahanya dan perekonomian Indonesia. Proses import dan export akan melibatkan negara negara besar lainnya sehingga kita harus bisa mengembangkan bahasa global yang negara lain gunakan.

Jika kita tidak menguasai bahasa Inggris, kita akan mengalami banyak kesulitan dalam berbagai hal. Dalam hal simpel seperti bermain game, nonton film dan banyak hal lain saja sudah hampir seluruhnya menggunakan bahasa inggris. Jika kita tidak menguasainya kita akan mempersulit diri kita sendiri, harus menggunakan subtittle jika menonton film, harus menggunakan google translate untuk mengartikan musik ataupun tugas, dan banyak hal lainnya. Jadi sebaiknya kita mempelajari bahasa Inggris untuk mengembangkan diri kita.

Minggu, 05 Mei 2019

Cover Letter

Dear Mr. Arief Muhammad,

I saw that Billionaire's Project is looking for Programer. I'm interest for the job you offered. I will be happy to provide reference or further at your request.

I have experiences for making programs and websites. I studied a lot of programing stuffs at my college. Why I will be success at this industry? Enthusiasm. I'm very addicted in programing and making website. I'm good at teamwork too.

I'm looking forward for your respond. I hope you can give me the opportunity to further discuss my IT Engineer background and how it could benefit your team.
Thank you for your consideration.
Best Regards,
Fajar Anugrah 

Curriculum Vitae